Banyak yang mengira mengirim motor harus dipreteli dulu. Padahal lewat RoRo motor masuk kapal dalam keadaan utuh. Ini urutan prosesnya dan berkas yang perlu disiapkan.
Pertanyaan yang paling sering masuk ke tim sales kami adalah soal kirim motor. Kebanyakan penanya mengira motornya harus dibongkar, dimasukkan peti kayu, lalu dikirim seperti barang biasa. Untuk jalur RoRo, itu tidak perlu.
RoRo adalah singkatan dari roll on roll off. Kendaraan dinaikkan ke kapal dengan cara dikendarai langsung lewat pintu rampa, lalu diikat di dek. Tidak ada bongkar mesin, tidak ada peti kayu, dan biayanya dihitung per unit, bukan per kilogram.
Berkas yang perlu disiapkan
- STNK asli atau fotokopi yang masih berlaku
- KTP pengirim dan penerima
- Surat kuasa bila motor dikirim atas nama orang lain
- Faktur atau BPKB bila motor masih baru dan belum ber-STNK
Yang harus dikosongkan
Bahan bakar disisakan sekitar seperempat tangki. Ini bukan aturan kami, tapi ketentuan keselamatan pelayaran: tangki penuh berisiko saat kapal bergoyang, sedangkan tangki kosong menyulitkan saat motor harus dipindahkan di dek.
Barang pribadi di bagasi dan boks wajib dikeluarkan. Helm, jas hujan, dan perkakas boleh ditinggal bila dititipkan terpisah sebagai muatan biasa, tapi tidak dihitung sebagai bagian dari kiriman motor.
Berapa lama sampai
Tergantung rute. Jakarta ke Makassar sekitar empat sampai lima hari, Jakarta ke Sorong bisa delapan sampai sepuluh hari. Waktu itu dihitung sejak kapal berangkat, belum termasuk antre muat di pelabuhan asal.
Saran kami: kirim minimal seminggu sebelum motor benar-benar dibutuhkan di kota tujuan, supaya masih ada ruang kalau jadwal kapal bergeser karena cuaca.